Begini Hangatnya Suasana Lebaran di Slowakia

  • Whatsapp
Dubes RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso Asmady. Foto: Widya Ch. Notodihardjo/KBRI Bratislava
Dubes RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso Asmady. Foto: Widya Ch. Notodihardjo/KBRI Bratislava

Bratislava, beritayudha.com Kedutaan Besar Republik Indonesia Bratislava di Slowakia menyelenggarakan rangkaian kegiatan perayaan hari raya Idul Fitri pada Kamis, (13/5/2021) lalu. Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 50 orang masyarakat, diaspora, dan sahabat Indonesia serta komunitas Islam yang ada di Slowakia ini diadakan dengan penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat sesuai peraturan yang berlaku, bahkan seluruh tamu undangan dan panitia yang bertugas diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes COVID-19 yang masih berlaku atau surat bukti telah divaksin.

Rangkaian kegiatan diawali oleh ibadah Shalat Idul Fitri bersama dan dilanjutkan dengan tradisi halal bi halal atau saling memohon maaf satu sama lain dan ramah-tamah. Hangatnya suasana dirasakan seluruh tamu undangan yang sekaligus melepas rindu setelah beberapa bulan lamanya tidak ada kegiatan bertatap muka langsung bagi masyarakat Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bratislava.

“Kami menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan, setelah cukup lama KBRI tidak menyelenggarakan kegiatan bertatap muka langsung,” kata Dubes RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso Asmady.

Dubes RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso Asmady juga menyampaikan harapan agar keluarga besar komunitas Indonesia di Slowakia tetap dalam lindungan Tuhan YME dan terhindar dari COVID-19 dengan menjaga protokol kesehatan.

Momen Lebaran bersama KBRI ini rupanya cukup dinantikan oleh masyarakat Indonesia di luar negeri, khususnya di Slowakia yang jumlah penduduk muslimnya sangat sedikit sehingga suasana Lebaran kurang terasa. Berbagai sajian dan kue kering khas Lebaran menjadi pengobat rindu kampung halaman bagi banyak WNI yang sudah lama tidak kembali ke Indonesia, terutama karena pandemi.

KBRI berharap dapat menghadirkan hangatnya kebersamaan di hari raya bagi seluruh WNI di Slowakia yang merindukan kampung halaman, terutama umat Muslim yang sedang merayakan hari kemenangan.

Hingga saat ini, Slowakia merupakan satu-satunya negara di Uni Eropa yang tidak memiliki Masjid, mengingat Islam bukan merupakan agama resmi yang tercatat di Slowakia. Selain di KBRI, Shalat Idul Fitri berjamaah di Slowakia hanya diselenggarakan oleh Islamic Centre of Cordoba, sebuah pusat kajian Islam yang berkedudukan di Bratislava, ibukota Slowakia.

Tahun ini merupakan tahun kedua perayaan Idul Fitri di tengah pandemi global, COVID-19. Namun demikian, berbeda dengan tahun lalu, Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah ini berlangsung saat situasi dan kondisi pandemi di Slowakia sedang membaik, dibuktikan dengan penurunan signifikan jumlah kasus harian dan juga semakin banyak penduduk yang telah divaksin.

Saat ini, pengaturan anti pandemi diberlakukan sesuai kondisi pada masing-masing wilayah di Slowakia. Untuk wilayah Bratislava, diperbolehkan untuk mengadakan kegiatan di dalam ruangan dengan maksimal pengunjung 150 orang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *