Buka Pelatihan Instruktur Pemuda Pancasila Regional Sumatera, Arif Rahman Tekankan Pentingnya Kaderisasi

  • Whatsapp
Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila, H. Arif Rahman, SH
Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila, H. Arif Rahman, SH

Batam, beritayudha.com   Organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila MPW Regional Sumatera menggelar Pelatihan Instruktur Kualifikasi Utama Regional Sumatera, Rapat Koordinasi Badan Pengusaha Pemuda Pancasila Regional Sumatera, dan Rakerwil MPW & DPW Srikandi di Kepulauan Riau, yang berlangsung dari tanggal 29 November sampai 2 Desember 2020.

Pada pembukaan hari pertama pelatihan, Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila, H. Arif Rahman, SH menyampaikan bahwa marwah organisasi adalah kaderisasi.

Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila, H. Arif Rahman, SH membuka tiga kegiatan Pemuda Pancasila di Batam, Kepuluan Riau. Foto: istimewa
Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila, H. Arif Rahman, SH membuka tiga kegiatan Pemuda Pancasila di Batam, Kepuluan Riau. Foto: istimewa

“Hasil dari diklat ini adalah setiap regional mempunyai Instruktur yang akan diturunkan dalam setiap jenjang kaderisasi, mereka menjadi guru dalam setiap kaderisasi,” kata H. Arif Rahman, SH, di Batam, Senin (30/11/2020).

Materi-materi yang diberikan dalam diklat ini juga membahas tentang pokok pokok perjuangan ormas Pancasila, kemudian arah strategi dan arah kebijakan ormas Pemuda Pancasila, dibawakan langsung oleh Sekjen H. Arif Rahman.

Materi menjadi pembuka dalam diskusi bersama kader-kader di regional Sumatera. Dan juga materi tentang AD/ART PO dan juklak organisasi dibawakan oleh Ketua Organisasi Keanggotaan.

Dalam diklat ini juga peserta dipandu oleh instruktur dari Kodim 0316/ Batam, untuk meningkatkan kedisiplinan peserta.

Selama tiga hari dalam diklat peserta juga diwajibkan mengikuti semua materi – materi yang ada. Dengan absensi dilakukan persesi. Ini agar apabila ada satu sesi yang tertinggal peserta akan mempengaruhi dalam penilaian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *