Cegah Meluasnya Pandemi Covid-19, Pangkalan TNI AL Denpasar Gagalkan Penyelundupan Orang Antar Pulau

  • Whatsapp
Pangkalan TNI Angkatan Laut Denpasar menggagalkan penyelundupan orang di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali
Pangkalan TNI Angkatan Laut Denpasar menggagalkan penyelundupan orang di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali

Denpasar, beritayudha.com Pangkalan TNI Angkatan Laut Denpasar menggagalkan penyelundupan orang di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Jumat (5/6/2020).

Tim Satuan Tugas Pengamanan Pergerakan Orang di Pelabuhan, di bawah pimpinan Mayor Laut (PM) Bondan Kejawan beserta dua anggotanya berhasil mengamankan dua orang yang berusaha menghindari pemeriksaan petugas, dengan modus bersembunyi di dalam bak truk yang ditutupi terpal.

Bacaan Lainnya

Pangkalan TNI Angkatan Laut Denpasar menggagalkan penyelundupan orang di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali
Pangkalan TNI Angkatan Laut Denpasar menggagalkan penyelundupan orang di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Denpasar Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara menjelaskan kronologi kejadian berawal dari informasi yang diperoleh anggota Tim Satgas Pam dari petugas ASDP Pelabuhan Gilimanuk bahwa dua unit truk warna hijau bermuatan kaca dicurigai menyelundupkan orang, untuk menghindari pemeriksaan protokol kesehatan Covid-19.

“Mendapat informasi tersebut, tak butuh waktu lama pada saat kedua truk keluar dari pintu 2 area LCM, anggota Satgas Pam dengan sigap langsung memberhentikan dan melakukan pengeledahan. Terbukti dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan ditemukan satu orang yang bersembunyi didalam bak tiap truk yang ditutupi terpal,” lanjut Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara.

“Selanjutnya kedua orang dan sopir truk dibawa ke pos untuk dilaksanakan verifikasi dokumen ASDP Pelabuhan Gilimanuk. Berdasarkan keterangan yang diperoleh mereka bekerja di PT. BMG dan berangkat dari Malang,” ujarnya.

“Namun, karena jumlah orang melebihi kapasitas tidak sesuai aturan protokol Covid-19, dan mereka juga tidak memiliki Surat Keterangan Sehat dan hasil rapid test, maka mereka memutuskan untuk menyembunyikannya dalam bak truk dan ditutup terpal supaya bisa masuk ke Bali,” kata Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara.

Kini, orang dan truk tersebut sedang ditangani tim medis pelabuhan dengan protokol kesehatan untuk mencegah meluasnya pandemi Covid-19 di pulau Bali.

Sementara ditempat terpisah Pangarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto memberikan apresiasi atas keberhasilan Lanal Denpasar dalam mengamankan wilayahnya, serta menekankan kepada Lanal-lanal lainnya untuk menerapkan pengamanan serupa guna mencegah meluasnya penularan Covid-19.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *