Evakuasi Kapal Tanker Kandas, Bakamla Terjunkan KN Belut Laut-406

  • Whatsapp
Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) mengerahkan KN Belut Laut-406 untuk membantu kapal kargo dengan nama lambung Shahraz yang kandas di perairan Batu Berhenti Sambu, Batam
Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) mengerahkan KN Belut Laut-406 untuk membantu kapal kargo dengan nama lambung Shahraz yang kandas di perairan Batu Berhenti Sambu, Batam

Batam, beritayudha.com Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) mengerahkan KN Belut Laut-406 untuk membantu kapal kargo dengan nama lambung Shahraz yang kandas di perairan Batu Berhenti Sambu, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (13/5/2020).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Maritime and Port Authority (MPA) Singapura, kapal tersebut diketahui kandas pada pukul 02.32 WIB, Senin (11/5/2020) lalu.

Kapal ini mengalami benturan karang sehingga sulit bergerak meski air laut naik. Setelah melakukan koordinasi dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam dan Basarnas, dilakukan tindakan penanganan kapal kargo Shahraz dengan cara memindahkan sebagian muatan kontainer sehingga memungkinkan untuk kapal ditarik menuju pelabuhan Batu Ampar, Batam.

Kantor Kamla Zona Maritim Barat Bakamla RI membantu dan bekerja sana dengan unsur laut TNI AL, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), dan POLAIR yang secara bergantian memantau situasi kondisi di lapangan. Selain itu, terdapat pula Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) yang bersiap di posko KSOP Batam.

kapal kargo dengan nama lambung Shahraz yang kandas di perairan Batu Berhenti Sambu, Batam, Kepulauan Riau
Kapal kargo dengan nama lambung Shahraz yang kandas di perairan Batu Berhenti Sambu, Batam, Kepulauan Riau. Foto: istimewa

Tim penyelamat, memasang oil boom juga dilakukan untuk antisipasi terjadi kebocoran minyak di beberapa titik pada badan kapal. Pemasangan oil boom dilakukan agar tumpahan minyak dapat terkurung dan tidak menyebar ke perairan.

Operasi penyelamatan oleh tim gabungan dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *