Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Terima Audiensi Kepala BNPT Irjen Pol Boy Rafli Amar

  • Whatsapp
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Terima Audiensi Kepala BNPT Irjen Pol Boy Rafli Amar
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Terima Audiensi Kepala BNPT Irjen Pol Boy Rafli Amar

Jakarta, beritayudha.com   Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Anjar Wiratma dan Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P. menerima audiensi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H. dan Sekertaris Utama BNPT Marsda TNI Dr. Asep Adang Supriyadi, S.T., M.M. bertempat di Subden Denma Mabes TNI, Jl. Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Dalam audiensinya kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala BNPT Irjen Pol Dr. Boy Rafli Amar menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang diberikan dan bertujuan sebagai ajang silahturahmi sekaligus perkenalan diri sebagai pejabat baru Kepala BNPT menggantikan Komjen Pol Suhardi Alius.

Read More

Presiden Joko Widodo melantik Boy Rafli Amar sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggantikan Suhardi Alius. Acara pelantikan dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, (6/52020), dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Boy Rafli Amar dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/TPA Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Keppres tersebut dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Kabinet Farid Utomo.

Komisi III DPR Dukung Boy Rafli Amar

Anggota Komisi III DPR RI M Nasir Djamil, menyatakan keheranannya kepada pihak-pihak yang meminta Kapolri untuk membatalkan penunjukkan Irjen Polisi Boy Rafli Amar menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Sebagai bawahan Presiden, Kapolri tentu telah menyampaikan sebelumnya perihal pergantian Kepala BNPT itu.

“Mana mungkin Kapolri berani melampaui kewenangannya atau memojokkan Presiden soal pengangkatan Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT. Kalau Kapolri berani melangkahi Presiden itu namanya bunuh diri,” kata Nasir Djamil, Senin (4/5/2020).

Nasir Djamil mengungkapkan, sebelum mencantumkan Boy Rafli sebagai Kepala BNPT, Kapolri pasti sudah mengajukan nama itu kepada Presiden. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, Kapolri juga menyerahkan nama cadangan jika Presiden menolak Boy Rafli. Karena Istana telah memberikan lampu hijau akhirnya dalam telegram itu, nama Boy Rafli muncul menggantikan Suhardi Alius.

“Pihak yang menuduh Kapolri melampaui kewenangannya dan ingin memojokkan Presiden dengan pengangkatan Boy Rafli sebagai Kepala BNPT, tampaknya kurang memahami bagaimana hubungan kerja dan komunikasi Kapolri dan Presiden,” ujar Nasir.

Nasir menambahkan bahwa Komjen Polisi Suhardi Alius, bulan Juli ke depan genap empat tahun sebagai Kepala BNPT. Selama memimpin lembaga itu, tidak dinafikan banyak keberhasilan yang dilakukkan bersama jajaran BNPT. Terutama lahirnya UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme.

“Pak Suhardi boleh dibilang sukses, karena itu Pak Boy Rafli diharapkan bisa mempertahankan dan meningkatkan cerita sukses yang telah dilakukan Pak Suhardi,” ujar Nasir Djamil memungkasi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *