Musyawarah Nasional Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas, Agum Gumelar: Jadikan Pancasila Sebagai Falsafah Kehidupan Sehari-hari

  • Whatsapp
Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) periode 2015-2020 Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar
Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) periode 2015-2020 Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar

Jakarta, beritayudha.com – Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) menggelar Musyawarah Nasional IKAL tahun 2020 di Gedung Dwi Warna Purwa, kompleks Lemhannas RI, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2020). Musyawarah Nasional yang dihadiri Ketua dan pewakilan dari Komisariat Provinsi seluruh Indonesia ini mengangat tema ‘Penghayatan dan Pengamalan Pancasila Kunci Keselamatan Bangsa’.

“Sebagai alumni, kita wajib menjaga nama baik alumni Lemhannas. Kita tidak boleh apatis terhadap situasi bangsa. Orientasi kita adalah bangsa dan negara, bukan atas nama pribadi dan golongan. Menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi. ,” kata Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) periode 2015-2020 Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar.

Bacaan Lainnya

Komisi 1 Munas IKAL selesai bersidang. Foto: File IKAL
Komisi 1 Munas IKAL selesai bersidang. Foto: File IKAL

Agum Gumelar, mewakili pengurus pusat IKAL periode 2015-2020 mengucapkan terimakasih kepada seluruh alumni Lemhannas anggota IKAL, yang merajut persatuan dan kesatuan bangsa dalam Pilpres 2019 lalu.

“Terimakasih kepada seluruh pengurus, anggota IKAL terhadap pengertian dan kerjasama pada pesta demokrasi. IKAL bersikap netral. Pada pemilu 2019 lalu, tidak ada alumni IKAL yang membawa atribut IKAL mendukung satu pasangan calon. Sebagai institusi, IKAL bersikap netral. Sebagai individu, memiliki hak pilih sebagai warganegara. Kita tetap gembira bersama, bergurau bersama. Perbedaan pilihan kita hormati. Anggota IKAL sudah dewasa saat pesta demokrasi lalu,” ujarnya.

Agum Gumelar mengingatkan kepada seluruh anggota IKAL agar terus mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Bangsa Indonesia bangsa yang heterogen, banyak suku. Pancasila sebagai alat pemersatu, falsafah bernegara. Bila ada yang ingin mengganti Pancasila sebagai dasar negara, mengganti NKRI adalah musuh negara. Mari kita bersama berusaha, menjadikan Pancasila sebagai falsafah kehidupan sehari-hari. Janganlah Pancasila hanya menjadi jargon, retroika,” lanjutnya.

“Untuk anggota IKAL yang saat ini masih aktif sebagai anggota TNI Polri, soliditas TNI Polri adalah penting untuk bangsa Indonesia. Tak dipungkiri, saat ini ada upaya untuk memecah belah solitas TNI Polri. Saya berpesan tegas, jangan mau dipecah belah,” ujar Agum Gumelar.

Musyawarah Nasional Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas
Musyawarah Nasional Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas

Sebelumnya, Sekjen IKAL Marsdya TNI (Purn) Daryatmo, menyampaikan laporan kerja pengurus pusat kepada peserta musyawarah nasional. Di bidang kehumasan pengurus IKAL telah meluncurkan situs Telaah Strategis Online sebagai wadah informasi alumni Lemhannas. IKAL juga menggelar berbagai bakti sosial, antara lain berupa penyerahan bahan makanan untuk korban banjir di Donggal dan daerah lain.

Hingga berita ini diturunkan, Musyawarah Nasional IV tahun 2020 yang dipimpin Dr.Abidinsyah Siregar masih berlangsung dengan berbagai agenda. Satu diantaranya adalah pemilihan Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) periode 2020 – 2025.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *