Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bersama Warga Kampung Mosso Gelar Bakar Batu

  • Whatsapp
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad bersama masyarakat Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura menggelar upacara adat Bakar Batu. Foto: Pen Kostrad
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad bersama masyarakat Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura menggelar upacara adat Bakar Batu. Foto: Pen Kostrad

Jayapura, beritayudha.com  Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad bersama masyarakat Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura menggelar upacara adat Bakar Batu dalam suka cita menyambut hari Natal. Demikian disampaikan Pasiter Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Lettu Arm Lulu Yulandara dalam konfirmasinya di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (17/12/2020).

“Selain kami menghormati adat budaya mereka, kami juga ingin larut dalam kebahagiaan yang juga mereka rasakan. Inilah bukti kedekatan kami dengan masyarakat,” kata Lettu Arm Lulu Yulandara.

Bacaan Lainnya

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad bersama masyarakat Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura menggelar upacara adat Bakar Batu. Foto: Pen Kostrad
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad bersama masyarakat Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura menggelar upacara adat Bakar Batu. Foto: Pen Kostrad

Disebutkan Pasiter bahwa keikutsertaan Satgas Yonif MR 413 Kostrad merupakan bukti toleransi dan saling menghormati kebebasan adat istiadat dan umat beragama dalam menyambut hari besar Natal.

Sebagaimana diketahui bahwa upacara adat bakar batu merupakan suatu tradisi penting di Papua yang berupa ritual memasak bersama-sama dengan tujuan bersyukur, bersilaturahim, serta menyambut kebahagiaan hari besar seperti Natal. Menu utama dari upacara Bakar Batu yaitu berupa hewan babi, sayur dan buah-buahan.

“Upacara adat bakar batu di Kampung Mosso ini terbilang mewah dan meriah, karena mereka memasak tiga ekor Babi sekaligus serta puluhan kilo umbi dan sayur-sayuran. Kami saling menghargai, di satu sisi kami bantu proses memasak dan disisi lain mereka juga mengerti bahwa kita tidak memakan daging tersebut. Sangat indah perbedaan ini jika kita bisa saling menghargai,” jelas Lettu Arm Lulu Yulandara.

Selaku pimpinan upacara adat yang kesehariannya juga sebagai Pendeta, Bapak David Enembus sangat senang dengan kehadiran Satgas Yonif MR 413 Kostrad dalam acara tersebut. “Saya ucapkan terima kasih pihak Satgas Yonif MR 413 Kostrad mau membantu upacara adat kami, semoga di bulan yang penuh kasih ini, Tuhan selalu memberkati kalian,” tutur Pendeta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *