Satgas Yonif Raider 509 Kostrad Periksa Pelewat Tapal Batas Indonesia-Papua Nugini

  • Whatsapp
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif Raider 509 Kostrad Pos KM 140 melaksanakan pemeriksaan rutin pelintas tapal batas
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif Raider 509 Kostrad Pos KM 140 melaksanakan pemeriksaan rutin pelintas tapal batas

Keerom, beritayudha.com  Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif Raider 509 Kostrad Pos KM 140 yang dipimpin oleh Serka Agung beserta 10 orang anggota melaksanakan pemeriksaan rutin pelintas tapal batas di Kampung Monggoepi, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (2/5/2020).

Jalur lintas batas merupakan jalur yang sering digunakan masyarakat untuk melintasi antar Indonesia ke Papua Nugini dan sebaliknya. Dengan melihat kondisi masyarakat yang tidak sedikit, jalur ini juga kerap disalahgunakan untuk membawa barang-barang ilegal seperti minuman keras, narkotika, ataupun munisi dan bahan peledak.

Bacaan Lainnya

“Pemeriksaan yang dilakukan oleh para anggota sesuai dengan prosedur yang dilaksanakan, dimana para anggota memeriksa kendaraan mulai dari depan, bawah, atas dan belakang kendaraan,” kata Serka Agung.

“Dikhawatirkan terdapat barang ilegal yang tidak boleh masuk ke Indonesia dan dapat merugikan negara, khususnya masyarakat ditapal batas,” imbuhnya.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mencegah masyarakat yang membawa barang-barang terlarang masuk ke Indonesia dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan tersebut dilakukan terhadap kendaraan-kendaraan yang melintasi jalur Ubrub-Yuruf. Pemeriksaan, dikhususkan untuk barang bawaan dan kelengkapan surat-surat kendaraan bagi para pelintas tapal batas.

Hal tersebut juga mendapatkan antusias yang besar oleh Kepala Kampung Monggoepi, Yosep Atmea (49). Ia berharap, kegiatan ini dapat rutin selalu dilakukan, guna mencegah peredaran barang-barang terlarang atau ilegal serta menjaga stabilitas keamanan bagi masyarakat Kampung Monggoepi.

Pada kesempatan yang sama, Dansatgas Yonif Raider 509 Kostrad Letkol Inf Wira Muharromah, S.H., Psc, mengatakan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan tindakan ilegal di tapal batas.

“Dengan adanya kegiatan tersebut kami berharap masyarakat mengikutinya dan turut membantu kegiatan tersebut sehingga tercipta keamanan dan ketertiban di tapal batas yang akhirnya tercipta situasi dan kondisi yang semakin kondusif,” ujar Inf Wira Muharromah memungkasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *